Skip to main content

CONTOH SOAL PILIHAN GANDA BAHASA INDONESIA BAB I BAB II

BAB-I


1. Di bawah ini yang merupakan tujuan melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Mencari kesalahan

b. Menemukan hasil yang tidak diinginkan

c. Menyampaikan informasi yang didapat

d. Menurunkan kualitas eksperimen


2. Langkah pertama dalam melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Menyusun data secara acak

b. Mengolah data dengan benar

c. Menyusun hipotesis

d. Membuat draft laporan


3. Bagian inti dari laporan hasil percobaan berupa...

a. Kesimpulan

b. Ulasan pustaka

c. Metode penelitian

d. Daftar pustaka


4. Pernyataan yang benar mengenai laporan hasil percobaan adalah...

a. Laporan tidak perlu rapi

b. Laporan harus memiliki struktur yang jelas

c. Laporan tidak perlu mencantumkan sumber data

d. Laporan bisa ditulis tanpa referensi


5. Tahap terakhir dalam melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Menyusun ulasan pustaka

b. Menyusun metode penelitian

c. Menyusun daftar pustaka

d. Menyusun kesimpulan


6. Fungsi laporan hasil percobaan adalah...

a. Menyembunyikan informasi

b. Menjelaskan metode percobaan

c. Menyulitkan pembaca untuk memahami informasi

d. Menyampaikan informasi dengan jelas


7. Pada bagian metode penelitian, penulis harus menjelaskan...

a. Hasil percobaan yang didapat

b. Kesimpulan yang diperoleh

c. Langkah-langkah percobaan secara detail

d. Ulasan pustaka yang relevan


8. Pada laporan hasil percobaan, bagian yang berisi ringkasan dari keseluruhan laporan adalah...

a. Metode penelitian

b. Hasil percobaan

c. Kesimpulan

d. Ulasan pustaka


9. Penggunaan bahasa dalam laporan hasil percobaan haruslah...

a. Tidak jelas

b. Formal dan akademis

c. Cenderung informal

d. Tidak terstruktur


10. Jenis laporan hasil percobaan yang umum digunakan dalam penelitian ilmiah adalah...

a. Laporan eksperimen

b. Laporan naratif

c. Laporan esai

d. Laporan cerita.


BAB-II


1. Di bawah ini yang merupakan tujuan melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Mencari kesalahan

b. Menemukan hasil yang tidak diinginkan

c. Menyampaikan informasi yang didapat

d. Menurunkan kualitas eksperimen


2. Langkah pertama dalam melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Menyusun data secara acak

b. Mengolah data dengan benar

c. Menyusun hipotesis

d. Membuat draft laporan


3. Bagian inti dari laporan hasil percobaan berupa...

a. Kesimpulan

b. Ulasan pustaka

c. Metode penelitian

d. Daftar pustaka


4. Pernyataan yang benar mengenai laporan hasil percobaan adalah...

a. Laporan tidak perlu rapi

b. Laporan harus memiliki struktur yang jelas

c. Laporan tidak perlu mencantumkan sumber data

d. Laporan bisa ditulis tanpa referensi


5. Tahap terakhir dalam melaporkan hasil percobaan adalah...

a. Menyusun ulasan pustaka

b. Menyusun metode penelitian

c. Menyusun daftar pustaka

d. Menyusun kesimpulan


6. Fungsi laporan hasil percobaan adalah...

a. Menyembunyikan informasi

b. Menjelaskan metode percobaan

c. Menyulitkan pembaca untuk memahami informasi

d. Menyampaikan informasi dengan jelas


7. Pada bagian metode penelitian, penulis harus menjelaskan...

a. Hasil percobaan yang didapat

b. Kesimpulan yang diperoleh

c. Langkah-langkah percobaan secara detail

d. Ulasan pustaka yang relevan


8. Pada laporan hasil percobaan, bagian yang berisi ringkasan dari keseluruhan laporan adalah...

a. Metode penelitian

b. Hasil percobaan

c. Kesimpulan

d. Ulasan pustaka


9. Penggunaan bahasa dalam laporan hasil percobaan haruslah...

a. Tidak jelas

b. Formal dan akademis

c. Cenderung informal

d. Tidak terstruktur


10. Jenis laporan hasil percobaan yang umum digunakan dalam penelitian ilmiah adalah...

a. Laporan eksperimen

b. Laporan naratif

c. Laporan esai

d. Laporan cerita.

 

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Buku Non Fiksi "Kisah,Perjuangan & Inspirasi B.J.HABIBIE"

 1. Judul : "Kisah,Perjuangan & Inspirasi B.J.HABIBIE" 2. Nama Pengarang : Weda S. Atma 3. Jumlah halaman : 236 Halaman 4. Tema : Tema buku Kisah Perjuangan dan Inspirasi B.J. Habibie adalah untuk menyebarkan semangat dan optimisme. 5. Sinopsis : B.J. Habibie merupakan sosok tokoh yang dikagumi baik di Indonesia maupun di luar negeri karena kejeniusannya dalam menciptakan pesawat terbang. Nilai keteladanan dari B.J. Habibie antara lain: Ketabahan, Berpendirian teguh, Pekerja keras, Bertekad, Hemat. 6. Tokoh : B.J. HABIBIE 7. Sudut pandang (point of view) : Orang Pertama 8. Amanat : untuk menyebarkan semangat dan optimisme. Buku ini juga bertujuan untuk membentuk generasi yang pantang menyerah dan penuh semangat. 

Tawuran Remaja: Fenomena, Penyebab, Dampak, dan Upaya Mencegahnya

Tawuran Remaja : Fenomena, Penyebab, Dampak, dan Upaya Mencegahnya Tawuran remaja merupakan sebuah fenomena sosial yang sering kali terjadi di berbagai tempat, termasuk di Indonesia. Tawuran ini biasanya melibatkan kelompok-kelompok remaja yang saling bertikai dan memperlihatkan kekerasan fisik antara satu sama lain. Fenomena tawuran remaja ini tentu saja membawa dampak yang negatif dan merugikan bagi individu, keluarga, masyarakat, serta lingkungan sekitar. Penyebab utama dari tawuran remaja sendiri dapat bervariasi, mulai dari faktor sosial, ekonomi, pendidikan, lingkungan, hingga pengaruh media dan teman sebaya. Ketidakstabilan emosional, rasa tidak aman, keinginan untuk mendapat perhatian, serta dorongan untuk membela kelompok atau kawanan seringkali menjadi pemicu timbulnya tawuran remaja. Selain itu, rendahnya kontrol diri dan pola asuh yang kurang baik juga dapat memperbesar potensi terjadinya tawuran ini. Dampak dari tawuran remaja juga sangat serius. Dampaknya dapat mencakup l...

Perjalanan Mimpi Menjadi Pemain Sepak Bola Profesional: Kisah Inspiratif di Lapangan Hijau

Cerita Inspiratif   Dari kecil, saya memiliki impian besar untuk menjadi seorang pemain sepak bola profesional. Sejak pandangan pertama saya pada bola, saya tahu bahwa inilah yang saya ingin lakukan sepanjang hidup saya. Saya menghabiskan sebagian besar waktu saya di lapangan sepak bola, berlatih keras dan memperbaiki kemampuan teknis serta taktis saya. Namun, tidak mudah bagi saya untuk meraih cita-cita itu. Saya sering dihadapkan pada rintangan dan hambatan, terutama ketika saya harus berkompetisi dengan pemain-pemain berbakat lainnya. Saya juga pernah mengalami cedera yang membuat saya hampir menyerah. Tetapi, saya tidak mudah menyerah. Saya yakin bahwa jika saya terus bekerja keras, mempertahankan semangat juang saya, dan tidak pernah berhenti berlatih, maka saya akan meraih mimpiku menjadi pemain sepak bola yang sukses. Saya terus mencari kesempatan untuk mengasah kemampuan saya, dan mendapatkan pengalaman berharga dalam dunia sepak bola. Saya juga belajar dari kegagalan ...